Tampilkan postingan dengan label anak berenang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label anak berenang. Tampilkan semua postingan

Jumat, 06 Januari 2012

5 Manfaat Mengajak Anak Berenang Sejak Bayi

Berenang adalah salah satu kegiatan yang mengasyikkan sekaligus menyehatkan. Anda ingin berenang tapi masih punya bayi kecil? Tidak ada salahnya mengajak bayi Anda berenang bersama.

Pelatih renang profesional asal Australia, Laurie Lawrence mengungkapkan, ada banyak manfaat dari mengajarkan anak berenang sejak dini. Selain membuatnya terbiasa dengan air sehingga mengurangi risiko dirinya tenggelam, berenang sejak dini juga berguna untuk perkembangan dan pertumbuhan si anak.


"Anak-anak selama sembilan bulan berenang di kandungan, jadi memang sudah natural dan kenapa tidak dilanjutkan," jelasnya, seperti dilansir WomansDay.

Mau tahu manfaat mengajak anak berenang sejak bayi? Ini dia:

1. Anak-anak yang berenang sejak bayi, memiliki perkembangan motorik yang lebih baik. Berenang membuat bayi menggerakkan seluruh tubuh mereka, mulai dari  tangan, kaki dan kepala.

2. Anak-anak yang belajar berenang sejak kecil bisa lebih mudah beradaptasi dan bersosialiasi dengan orang lain. Hal tersebut karena saat berenang, mereka biasanya bertemu dengan anak-anak lain
3. Anak-anak yang berenang sejak kecil akan terbiasa mengikuti instruksi atau mendengarkan perkataan orang lain. Hal ini membuat kemampuan kognitifnya semakin berkembang. Perkembangan koginitif pada bayi meliputi berpikir, belajar, dan proses pemecahan masalah.

4. Saat berenang, anak-anak belajar bagaimana orang berbicara saat memberikan instruksi untuk bergerak. Sehingga ke depannya, anak-anak yang belajar berenang sejak bayi kemampuannya berbicara akan lebih cepat berkembang.

5. Berenang secara rutin juga bisa mempengaruhi nafsu makan dan pola tidur anak
Sumber : www.dedinewsonline.com

Kamis, 05 Januari 2012

Jangan Biarkan Anak-anak Berenang Terlalu Lama


Jakarta, Anak-anak paling senang berlama-lama di kolam renang. Anak baru ke luar dari kolam renang setelah bibirnya biru, mukanya pucat dan kedinginan akibat berjam-jam di dalam air. Tapi sebaiknya jangan biarkan anak-anak berenang terlalu lama. Mengapa?

Berenang sangat baik untuk perkembangan fisik dan otak anak-anak. Berenang merupakan salah satu olahraga yang baik, karena melibatkan banyak otot dan organ tubuh. Tapi bila terlalu lama berendam di dalam air yang dingin juga bisa memicu berbagai penyakit.

Air yang digunakan untuk berenang biasanya akan lebih dingin dibandingkan udara di sekitar. Merendam tubuh di dalam air yang dingin akan menurunkan suhu tubuh seseorang, sehingga saat keluar dari kolam renang atau ke udara yang bersuhu lebih panas, tubuh akan berusaha untuk menormalkannya.

Bila dilakukan pada waktu yang cukup atau tidak terlalu lama sekitar 1-2 jam, reaksi tersebut bisa membuat anak merasa lapar setelah selesai berenang.

Tapi bila anak dibiarkan berlama-lama berendam di air lebih dari 2 jam, bisa menyebabkannya kedinginan dan memicu peningkatan denyut jantung tiba-tiba (tachycardia), seperti dilansir heart-problems.net, Senin (7/3/2011).

Berenang atau berendam pada suhu air yang lebih rendah dari suhu tubuh untuk waktu yang lama dapat membuat pembuluh darah arteri berkontraksi dan perluasan vena kecil, yang dapat menyebabkan darah berhenti di pembuluh darah subcutaneous.

Dengan kondisi tersebut, denyut jantung dan aliran darah akan terganggu dan menyebabkan defisit (kekurangan) oksigen yang dapat menyebabkan hal yang serius.

Selain itu, berenang terlalu lama pada air yang dingin dapat meningkatkan beban pada jantung, yang menyebabkan jantung berdetak lebih cepat secara tiba-tiba, yang pada orang tertentu bisa memicu penyakit jantung.

Oleh karena itu, sebaiknya jangan biarkan anak-anak atau orang dengan kondisi jantung lemah berlama-lama berendam dalam air yang dingin. Jika ada gejala tidak nyaman yang dirasakan, segeralah keluar dari air untuk mencegah kedinginan dan terjadinya peningkatan denyut jantung secara tiba-tiba.

Sumber :  www.detikhealth.com